Cara Baru Fans Mendukung LoL Esports: Twitch Subscriptions Kembali di Musim 2026
League of Legends

Cara Baru Fans Mendukung LoL Esports: Twitch Subscriptions Kembali di Musim 2026

Aldonov Danoza - Kamis, 15 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Riot Games secara resmi mengumumkan kembalinya fitur Twitch subscriptions untuk seluruh siaran League of Legends esports di musim 2026. Langkah strategis ini merupakan upaya nyata dari Riot untuk mempererat hubungan antara penggemar dengan tim serta liga yang mereka cintai melalui pengalaman menonton yang lebih personal.

Program yang sempat diperkenalkan secara global pada tahun sebelumnya ini kini hadir kembali dengan berbagai pembaruan menarik yang disesuaikan untuk menyambut tahun kompetisi baru.

Inti dari program ini adalah memberikan kesempatan kepada penonton untuk berlangganan pada kanal Twitch resmi yang menyiarkan pertandingan LoL Esports. Dengan berlangganan, para penggemar dapat menikmati berbagai keuntungan eksklusif, seperti pengalaman menonton tanpa gangguan iklan serta akses ke deretan emote khusus yang hanya tersedia bagi para subscriber.

Hal ini menjadi saluran dukungan finansial langsung bagi ekosistem esports, karena sebagian pendapatan dari langganan tersebut akan dialokasikan ke dalam Global Revenue Pool (GRP) milik Riot Games.

Keuntungan Eksklusif dan Koleksi Emote Terbatas

Meskipun Riot belum merilis daftar lengkap saluran yang mendukung fitur ini di awal musim, antusiasme komunitas sudah terlihat sangat besar. Sebagai bentuk apresiasi, para subscriber berbayar berkesempatan untuk mendapatkan koleksi emote edisi terbatas yang ikonik.

Saat ini, Riot menghadirkan kembali emote “Bring it!” yang menampilkan karakter Pengu dengan kostum Garen, yang tersedia bagi mereka yang berlangganan atau menerima gift sub hingga tanggal 26 Januari mendatang.

Setelah periode tersebut berakhir, Riot akan mengganti hadiah dengan emote baru bertema Sona “Hmph!” yang tersedia hingga 9 Maret, bertepatan dengan persiapan menuju perhelatan global First Stand. Penting untuk dicatat bahwa pelanggan yang menggunakan fasilitas Amazon Prime tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan reward eksklusif ini.

Hanya mereka yang menggunakan langganan berbayar langsung atau menerima kiriman gift dari pengguna lain yang berhak mengklaim koleksi digital tersebut.

Strategi Pendapatan Baru dan Transformasi Ekonomi Esports

Sistem langganan Twitch ini bukan sekadar fitur hiburan tambahan, melainkan bagian dari visi besar Riot untuk menciptakan alur pendapatan baru di luar sponsor tradisional dan hak siar. Melalui fokus pada konten digital dan dukungan langsung dari basis penggemar, Riot berharap dapat membangun fondasi finansial yang lebih stabil bagi tim-tim yang berkompetisi di level tertinggi.

Pendapatan yang terkumpul akan didistribusikan kembali ke berbagai pihak di dalam ekosistem kompetitif berdasarkan struktur GRP yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan ini, Riot juga melakukan penyesuaian signifikan pada struktur ekonomi esports mereka di tahun 2026. Salah satu perubahan paling mencolok adalah penghapusan regional prize pool di dalam sistem GRP, di mana dana tersebut kini dialihkan ke area yang dianggap lebih strategis untuk pertumbuhan jangka panjang gim tersebut.

Sementara itu, total hadiah untuk acara-acara global tetap akan dibiayai melalui dana yang terkumpul di dalam Global Revenue Pool.

Menjaga Keberlanjutan Ekosistem LoL Global

Dengan kembalinya fitur langganan ini, Riot Games menunjukkan komitmennya untuk terus mencari cara inovatif dalam mendorong partisipasi aktif dari penggemar di seluruh dunia. Program ini diproyeksikan menjadi salah satu instrumen terpenting dalam menjaga keberlanjutan finansial bagi kompetisi yang skalanya terus berkembang pesat.

Fans kini memiliki peran yang lebih nyata dalam menentukan masa depan tim favorit mereka hanya dengan berlangganan siaran di platform Twitch.

Langkah ini juga dipandang sebagai cara efektif untuk meningkatkan interaksi di kolom obrolan Twitch selama pertandingan berlangsung, menciptakan atmosfer komunitas yang lebih hidup dan eksklusif. Seiring dimulainya musim 2026, integrasi antara platform siaran dengan sistem ekonomi esports ini diharapkan mampu membawa standar baru dalam industri kompetisi digital global.

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Berita Terkait