G2 Esports, salah satu organisasi esports terbesar dan paling berpengaruh di dunia, mengambil langkah strategis baru di ranah League of Legends (LoL) dengan meluncurkan tim kompetitif bernama G2 NORD. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi resmi antara G2 Esports dan organisasi regional NORD Esports, yang selama ini dikenal sebagai kekuatan besar di kancah kompetitif Jerman. Proyek ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi organisasi di level regional sekaligus mencetak talenta-talenta berbakat masa depan.
G2 NORD dirancang sebagai tim tingkat kedua (tier-two) yang akan bersaing di Prime League, yakni liga regional resmi untuk kawasan Jerman, Austria, dan Swiss di bawah naungan EMEA Regional League (ERL). Melalui tim ini, G2 Esports menargetkan prestasi tinggi hingga mampu menembus turnamen EMEA Masters, ajang bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh liga regional di benua Eropa.
Pendekatan Komunitas dan Kepemimpinan Tolkin

Hal yang membedakan G2 NORD dari tim akademi lainnya adalah pendekatannya yang sangat berorientasi pada komunitas lokal. G2 ingin menjalin kembali koneksi mendalam dengan basis penggemar di Jerman yang telah memainkan peran krusial dalam sejarah kesuksesan organisasi. Fokus utama proyek ini adalah membangun identitas tim yang dirasakan sebagai milik para penggemar lokal, sembari membawa mereka lebih dekat dengan semangat "G2 Army" secara keseluruhan.
Struktur kepemimpinan tim ini akan dipercayakan kepada Niklot “Tolkin” Stüber, mantan pemain profesional yang kini menjadi salah satu pembuat konten LoL terpopuler di Jerman. Menjabat sebagai Presiden tim, Tolkin akan bertindak sebagai penghubung utama antara performa kompetitif, pembuatan konten, dan interaksi komunitas. Kombinasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi merek G2 NORD baik di dalam arena pertandingan maupun di berbagai platform media sosial.
Susunan Roster dan Dukungan Strategis
G2 NORD telah menyusun roster yang terdiri dari lima pemain potensial dengan pengalaman yang solid di kancah regional. Francesco ‘Shelfmade’ Cardia akan mengisi posisi Toplaner, didukung oleh Mark ‘Markoon’ van Woensel sebagai Jungler, Alex ‘Toasty’ Chea di Midlaner, Khalil ‘Rin’ Sahraoui sebagai AD Carry, serta Timo ‘Tockimo’ Bock sebagai Support. Tim ini juga akan mendapatkan dukungan penuh dari staf pelatih profesional guna memaksimalkan perkembangan taktik di setiap musim.
Keberlanjutan proyek ini juga dijamin oleh dukungan sponsor kuat, di mana perusahaan asuransi Jerman LVM Versicherung bergabung sebagai mitra pendiri (founding partner). Investasi jangka panjang ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur kompetitif dan pengembangan pemain. Dengan gabungan nama besar G2 Esports dan pengalaman regional NORD Esports, tim ini diprediksi akan menjadi salah satu kandidat juara terkuat di Prime League dalam waktu dekat.
Strategi Ekspansi dan Pengembangan Ekosistem
Keputusan pembentukan G2 NORD menunjukkan strategi G2 yang lebih luas untuk terlibat langsung dalam pengembangan pemain muda di luar liga utama LEC. Dengan memiliki sistem akademi yang terstruktur, organisasi dapat memastikan adanya regenerasi pemain yang berkelanjutan. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen G2 dalam menjaga ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan di wilayah Eropa.
Bagi para penggemar, kehadiran G2 NORD memberikan warna baru dalam persaingan di panggung regional tertinggi. Langkah ini tidak hanya memperluas pengaruh global G2 Esports, tetapi juga memberikan peluang besar bagi talenta lokal untuk membuktikan kemampuan mereka di level profesional yang lebih terorganisir. Semua mata kini tertuju pada debut perdana mereka di Prime League musim ini.