Wakil tuan rumah, ONIC Esports, mengawali perjalanan mereka di M7 World Championship Swiss Stage dengan kemenangan penting setelah menumbangkan Boostgate (BGT) dalam pertandingan penuh drama yang berakhir dengan comeback luar biasa.
Boostgate, yang lolos dari Wild Card Stage, tampil sangat agresif sejak awal pertandingan. Tim asal luar kawasan Asia Tenggara tersebut langsung menguasai tempo permainan, mengamankan seluruh objektif netral di early game, serta membangun keunggulan gold yang signifikan. Pemain andalan mereka, Kazue, menjadi pusat serangan dengan mencatatkan empat kill cepat yang membuat BGT unggul jauh.

Dominasi BGT berlanjut hingga mid game. Mereka berhasil mengamankan Lord pertama dan menekan ONIC hingga hanya menyisakan tiga turret di base. Situasi semakin sulit bagi ONIC setelah Kazue kembali bersinar dengan mengamankan Lord kedua sekaligus menumbangkan SANZ, membuat BGT berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk menutup pertandingan.
Namun, titik balik terjadi pada perebutan Lord ketiga. Boostgate melakukan overcommit dan kehilangan empat pemain hanya untuk mendapatkan dua kill. Momen krusial tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kairi yang menggunakan Yu Sun-shin, berhasil mencuri Lord dan mengubah arah pertandingan.
Sejak saat itu, ONIC mulai mengambil alih kendali. Dengan komposisi hero yang lebih kuat di late game, mereka perlahan membalikkan selisih gold dan menekan BGT di setiap team fight. Momentum sepenuhnya berpihak kepada ONIC setelah mereka mengamankan Lord keenam tanpa perlawanan berarti.
Dengan keunggulan tersebut, ONIC melancarkan serangan terakhir ke base Boostgate dan mengunci kemenangan comeback yang sangat krusial di laga pembuka Swiss Stage.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi ONIC dalam persaingan menuju babak gugur M7, sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia dari Indonesia.