Opening Ceremony M7 Ubah Jakarta Jadi Panggung Dunia MLBB Esports
Opening Ceremony M7
Mobile Legends

Opening Ceremony M7 Ubah Jakarta Jadi Panggung Dunia MLBB Esports

Michael - Sabtu, 10 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Jakarta menjadi sorotan dunia pada 9 Januari saat M7 Opening Ceremony Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) digelar megah dengan tema “Rise as One”. Lebih dari sekadar seremoni pembukaan, acara ini menegaskan posisi MLBB sebagai salah satu cabang olahraga kompetitif paling dicintai di Indonesia, sejajar dengan sepak bola dan bulu tangkis, sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai pusat esports global.

Digelarnya Opening Ceremony ini juga menandai dimulainya M7 World Championship, edisi ketujuh turnamen dunia MLBB. Untuk pertama kalinya sejak M4 pada 2022, M Series kembali ke Indonesia, negara dengan basis penggemar MLBB terbesar di dunia.

MLBB, Fenomena Global yang Berakar Kuat di Indonesia

Mobile Legends: Bang Bang saat ini termasuk dalam jajaran MOBA mobile paling populer di dunia, dengan lebih dari 1,5 miliar unduhan dan 110 juta Monthly Active Users (MAU). Sepanjang 2024, ekosistem MLBB mencatatkan 475 juta Hours Watched, menjadikannya sejajar dengan hiburan olahraga global terbesar menurut data Esports Charts.

Indonesia kembali membuktikan diri sebagai rumah utama MLBB Esports. MPL Indonesia konsisten mencetak lebih dari 100 juta Hours Watched dalam lima musim terakhir—sebuah pencapaian yang belum tertandingi oleh liga MLBB regional lainnya.

M7 World Championship sendiri akan berlangsung hingga 25 Januari, dengan Jakarta sebagai pusat perayaan kompetisi MLBB terbesar tahun ini.

Opening Ceremony M7: Tradisi dan Modernitas Berpadu di Langit Jakarta

Berlokasi di Batavia PIK, kawasan ikonik yang memadukan warisan kolonial dan desain modern, Opening Ceremony M7 tampil layaknya perhelatan olahraga kelas dunia. Produksi sinematik berskala besar memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan identitas futuristik MLBB Esports.

Acara dibuka dengan pertunjukan “Rise in Indonesia” oleh Swargaloka Dance Crew, menampilkan 60 penari dengan busana tradisional dari berbagai daerah Nusantara, mulai dari Gandrung (Jawa Timur), Legong (Bali), Dayak (Kalimantan), Papua, hingga Betawi (Jakarta). Seluruh elemen ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, sejalan dengan semangat “Rise as One”.

Nuansa mitologi Indonesia turut dihadirkan lewat representasi figur legendaris seperti Kadita, Reog, Leak, dan Hudog, memperkuat pesan bahwa MLBB Esports tumbuh dari akar budaya yang kaya.

Dukungan Pemerintah dan Visi Global MLBB Esports

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut hadir menyaksikan langsung Opening Ceremony M7. Ia menegaskan bahwa M7 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga panggung bagi Indonesia untuk dilihat dunia.

“M7 menempatkan Indonesia di pusat panggung esports global. Dunia tidak hanya menyaksikan pertandingan MLBB terbaik, tetapi juga semangat, kreativitas, dan energi Indonesia,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran MOONTON Games dalam membangun ekosistem esports yang profesional, berkelanjutan, dan berkelas dunia.

Senada dengan itu, Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, menegaskan bahwa “Rise as One” adalah pesan untuk komunitas global MLBB.

“Ini bukan sekadar tema, tetapi pernyataan tentang persatuan komunitas kami di seluruh dunia. Kami ingin MLBB Esports terus mengangkat budaya, memberdayakan komunitas, dan menciptakan pengalaman bersama yang menyatukan dunia,” ungkapnya.

Parade Tim Dunia dan Pengangkatan Trofi M7

Momen emosional hadir saat segmen “Voices of M7: Rise as One”, di mana lagu tema M7, Sizzle, dibawakan secara paduan suara. Enam belas tim Main Stage memasuki panggung, dengan bendera masing-masing diangkat oleh cosplayer Gatotkaca, hero MLBB yang terinspirasi dari tokoh pewayangan Indonesia.

Puncak acara terjadi pada segmen “We Rise as One”, ketika Trofi M7 diangkat oleh legenda MLBB Indonesia:

  • Luminaire (Juara Dunia M1)
  • Wannn (Juara Dunia M1)
  • Vivi “Vivian” Indrawaty (tiga kali juara MLBB Women’s Invitational)

Mereka ditemani Igede “Igedz Executioner” Dharma Susila, atlet Physical Asia Indonesia, yang tampil mengenakan kostum terinspirasi Gatotkaca. Momen ini menjadi simbol kesinambungan kejayaan masa lalu dan harapan besar Indonesia di M7.

Indonesia dan MLBB, Bangkit Bersama di Panggung Dunia

M7 Opening Ceremony bukan hanya pembuka turnamen, melainkan pernyataan kuat bahwa esports, khususnya MLBB, telah menjadi bagian dari identitas budaya dan kebanggaan nasional Indonesia. Dengan semangat “Rise as One, Let the World See Us”, Indonesia sekali lagi menunjukkan kepada dunia bahwa negeri ini adalah rumah sejati MLBB Esports.

Bagikan
Ditulis Oleh

Michael

Berita Terkait