Alter Ego Kunci Zona Aman di Swiss Stage M7 Usai Tundukkan Aurora dan Black Sentence
Mobile Legends

Alter Ego Kunci Zona Aman di Swiss Stage M7 Usai Tundukkan Aurora dan Black Sentence

Aldonov Danoza - Minggu, 11 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

 

Alter Ego menutup rangkaian awal Swiss Stage M7 dengan situasi yang jauh lebih ideal dibandingkan banyak tim besar lainnya. Di penghujung Stage 1, tim perwakilan Indonesia ini sukses mengamankan kemenangan penting atas Aurora Gaming dengan skor 1–0. Hasil tersebut sangat krusial dalam sistem Swiss karena setiap kemenangan di awal turnamen akan menentukan kualitas lawan di ronde berikutnya, dan Alter Ego berhasil memanfaatkan momentum ini untuk berada di jalur yang lebih nyaman.

Kemenangan atas Aurora bukan sekadar perolehan angka di papan skor, melainkan strategi menjaga posisi agar tidak terperosok ke jalur bawah yang berbahaya. Dalam fase Swiss Stage, satu kemenangan memberikan kesempatan bagi sebuah tim untuk menghadapi lawan yang relatif seimbang, sementara kekalahan dapat membuat tekanan mental meningkat drastis. Alter Ego mampu menjaga konsistensi sejak menit pertama, sehingga beban pertandingan di hari kedua menjadi jauh lebih terkendali.

Kejutan di Swiss Stage dan Stabilitas Alter Ego

Peta persaingan di M7 World Championship menjadi semakin menarik ketika beberapa hasil pertandingan justru di luar dugaan. ONIC ID, yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara, harus menelan kekalahan mengejutkan dari Yangon Galacticos. Kondisi ini secara signifikan mengubah dinamika kompetisi; jika sebelumnya ONIC diperkirakan melaju mulus, kini justru Alter Ego yang tampil sebagai tim paling stabil dari wilayah Indonesia di fase awal.

Kekalahan tim-tim unggulan membuat jalur Swiss menjadi jauh lebih terbuka bagi siapa saja. Dalam sesi wawancara, pemain veteran Xepher menggambarkan betapa ketatnya kompetisi di tahun 2026 ini. Menurutnya, seluruh tim datang dengan persiapan yang relatif setara, sehingga hasil-hasil mengejutkan seperti yang dialami ONIC bukanlah sesuatu yang mustahil. Hal ini menuntut kewaspadaan tinggi bagi setiap tim yang ingin melangkah ke babak selanjutnya.

Candaan Xepher dan Ambisi Melawan TLPH

Di sela-sela ketegangan turnamen, Xepher sempat melontarkan candaan mengenai potensi pertemuan antar tim sesama Indonesia. Ia bergurau bahwa jika Alter Ego harus berhadapan dengan ONIC ID, media sosial tim mereka mungkin akan menjadi sasaran hujatan publik yang memiliki ekspektasi sangat tinggi. Namun, dengan situasi klasemen saat ini, tekanan justru lebih besar berada di kubu lawan, sementara Alter Ego dapat melangkah dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Saat ditanya mengenai lawan ideal untuk pertandingan berikutnya, Xepher menyebut TLPH sebagai tantangan yang menarik atau dianggap sebagai "bos terakhir". Ia menilai format Best-of-1 sangat bergantung pada momentum dan eksekusi cepat di dalam satu gim saja. Alter Ego tampak sangat percaya diri dengan peluang mereka dalam menghadapi situasi penuh tekanan tersebut, mengingat performa individu pemain yang tengah berada di puncaknya.

Mengamankan Kemenangan Kedua Atas Black Sentence

Kepercayaan diri tim akhirnya terbukti di Stage 2 saat Alter Ego kembali menumbangkan Black Sentence Esports dengan skor 2–1. Berbeda dengan laga melawan Aurora yang berakhir cepat, pertandingan kali ini benar-benar menguji ketahanan mental dan kemampuan adaptasi strategi para pemain. Alter Ego berhasil melewati tekanan di gim penentuan dan mengamankan poin kedua yang sangat berharga di Swiss Stage.

Dengan dua kemenangan beruntun ini, Alter Ego kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di Stage 3. Di saat tim-tim besar lainnya tengah berjuang memperbaiki posisi setelah terpeleset, Alter Ego muncul sebagai salah satu kontestan paling konsisten. Performa impresif ini mengirimkan pesan kuat kepada pesaing lainnya bahwa Alter Ego siap bersaing memperebutkan gelar juara dunia di M7 tahun ini.

 

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Berita Terkait