Team Liquid, salah satu organisasi esports terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan keputusan besar untuk mundur dari kompetisi Fighting Game Community (FGC). Melalui unggahan resmi pada 6 Januari 2026, organisasi ini mengonfirmasi pelepasan dua pemain andalannya, Alan “Nephew” Sun dan Marquis “Shadow” Jordan. Langkah ini menandai akhir dari keterlibatan aktif mereka di ranah permainan pertarungan kompetitif untuk sementara waktu.
Keputusan mundur ini membawa perubahan drastis dalam struktur internal divisi tersebut. Saat ini, hanya Juan “Hungrybox” DeBiedma yang tersisa sebagai satu-satunya pemain fighting game yang masih aktif di bawah bendera Liquid. Hungrybox sendiri memegang peran ganda yang sangat penting, yakni sebagai pemain legenda Super Smash Bros. Melee sekaligus merupakan co-owner dari organisasi tersebut.
Rekam Jejak Nephew dan Shadow Selama Berkostum Liquid

Alan “Nephew” Sun bergabung dengan Team Liquid pada tahun 2021 setelah sebelumnya meninggalkan pekerjaannya di Google demi mengejar karier profesional di dunia esports. Sepanjang tahun 2025, ia menunjukkan performa yang patut diperhitungkan dengan meraih kemenangan di turnamen MIXUP, meskipun penampilannya di ajang kasta tertinggi seperti Esports World Cup dan Evo masih belum mencapai hasil maksimal.
Di sisi lain, Marquis “Shadow” Jordan telah menjadi wajah kuat di skena Tekken Amerika Utara dan memberikan impresi luar biasa selama tahun 2025 di berbagai kompetisi daring maupun luring. Pencapaian tertingginya terjadi di Evo Japan, di mana ia berhasil finis di posisi 7-8 besar. Prestasi tersebut mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik di regionnya sebelum akhirnya resmi berpisah dengan tim.
Masa Depan Team Liquid dan Fokus Musim 2026
Dalam pernyataan resminya, Team Liquid menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada komunitas FGC atas energi dan semangat kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Meskipun memilih untuk menepi dari ring pertandingan saat ini, pihak manajemen membuka kemungkinan untuk kembali terlibat di masa depan jika menemukan peluang strategis yang tepat.
Saat ini, fokus organisasi akan dialihkan sepenuhnya ke divisi lain yang sedang berkembang pesat, seperti VALORANT, di mana mereka baru saja memperkenalkan susunan pemain baru untuk musim kompetisi 2026. Mundurnya Liquid dari FGC menjadi refleksi bagi komunitas mengenai dinamika peran organisasi besar dalam mendukung perkembangan kompetitif permainan pertarungan di tingkat global.