Timofey “Chronicle” Khromov kembali menjadi sorotan besar di panggung kompetitif VALORANT setelah resmi bergabung dengan Team Vitality untuk musim VCT 2026. Bintang asal Rusia ini dikenal sebagai salah satu pemain VALORANT paling berprestasi di Eropa, dengan sejarah panjang mulai dari era Gambit Esports hingga tiga musim bersama Fnatic yang menghasilkan dua gelar internasional bergengsi. Kini, ia menghadapi tantangan baru bersama skuad Vitality yang tengah membangun reputasi sebagai kekuatan besar di wilayah EMEA.
Chronicle tiba di Vitality untuk memperkuat lini inti tim, mengikuti langkah rekan lamanya, Nikita “Derke” Sirmitev, yang juga telah menjadi bagian penting dari tim tersebut. Keduanya pernah bersatu di Fnatic dan mencatat prestasi luar biasa, seperti kemenangan di LOCK//IN São Paulo dan Masters Tokyo 2023. Reuni ini tidak hanya memperkuat ikatan emosional tim, tetapi juga menjadi cerita besar di awal musim karena banyak penggemar berharap kombinasi keduanya bisa membawa Vitality ke puncak kompetitif.
Filosofi Bermain Tanpa Ekspektasi
Namun, dalam sebuah wawancara eksklusif selepas kemenangan seri pertama Vitality di VCT EMEA Kickoff, Chronicle menegaskan bahwa ambisinya jauh lebih sederhana namun mendalam, yakni tidak memiliki ekspektasi berlebih. Bagi Chronicle, fokus utama saat ini adalah menikmati setiap detik permainan karena ia percaya bahwa tanpa kesenangan, kemenangan sekalipun akan terasa kosong. Filosofi ini mencerminkan mentalitas dewasa seorang atlet yang telah melalui berbagai fase kompetitif, mulai dari kemenangan hingga tekanan besar yang menyertainya.
Perubahan besar lain yang dibawa Vitality di musim ini adalah hadirnya Elias “Jamppi” Olkkonen sebagai in-game leader (IGL). Berbeda dengan gaya kepemimpinan Jake “Boaster” Howlett yang terkenal rapi dan terstruktur, Jamppi dikenal lebih spontan dan agresif dalam melakukan adaptasi strategi di tengah laga. Chronicle sangat mengapresiasi energi dan gaya kepemimpinan Jamppi yang mampu mengangkat semangat tim di setiap ronde, sesuatu yang ia yakini bisa menjadi faktor pembeda sepanjang musim ini.
Penggunaan Strategi Odin dan Adaptasi Skuad
Di sisi strategi permainan, VCT EMEA Kickoff juga menjadi panggung bagi Chronicle untuk menunjukkan keahliannya dalam menggunakan senjata berat seperti Odin. Pada peta Breeze yang baru kembali setelah mendapatkan perombakan besar, ia sering memilih Odin untuk mengunci area strategis saat berada di posisi bertahan. Chronicle menjelaskan bahwa senjata ini sangat efektif di meta saat ini karena jalur tembakannya yang mudah dikontrol serta kekuatan tembakan beruntunnya pada titik-titik sempit (choke points).
Walaupun tim menunjukkan performa positif, Vitality masih harus beradaptasi dengan absennya salah satu bintang muda mereka, tefan “Sayonara” Mîtcu. Pemain duelist berbakat ini belum memenuhi syarat usia kompetitif VCT sampai bulan Maret mendatang, sehingga Vitality mengandalkan Bartosz “UNFAKE” Bernacki sebagai pemain pengganti sementara. Chronicle percaya bahwa UNFAKE mampu beradaptasi dengan baik di berbagai peran saat tim membutuhkan fleksibilitas taktis yang tinggi.
Menatap Persaingan Melawan Team Liquid

Gelaran VCT EMEA Kickoff 2026 masih terus berjalan dan Vitality dijadwalkan akan kembali tampil melawan tim besar seperti Team Liquid dalam waktu dekat. Bagi Chronicle dan seluruh anggota tim Vitality, setiap pertandingan adalah kesempatan emas untuk terus tumbuh dan memperbaiki kekurangan koordinasi. Dengan kombinasi pengalaman juara, ikatan lama antara pemain inti, serta energi baru dari kepemimpinan Jamppi, mereka menatap musim ini dengan optimisme tinggi.
Keseimbangan antara ambisi realistis dan kegembiraan sejati di dalam permainan menjadi modal utama Chronicle untuk kembali mengukir sejarah. Dukungan dari komunitas global pun terus mengalir bagi tim berlogo lebah ini untuk melihat sejauh mana mereka bisa melangkah di tahun 2026. Musim ini diprediksi akan menjadi babak baru yang krusial bagi perjalanan karier Chronicle di luar bayang-bayang kesuksesan masa lalunya.