Nongshim RedForce Masuk ke KIS Season 4 Gantikan Loops
Honor of Kings

Nongshim RedForce Masuk ke KIS Season 4 Gantikan Loops

Aldonov Danoza - Kamis, 15 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Turnamen internasional Honor of Kings Invitational (KIS) Season 4 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta menghadirkan kejutan besar menjelang dimulainya kompetisi pada akhir Januari 2026. Persiapan matang yang telah disusun oleh penyelenggara harus menghadapi perubahan mendadak setelah salah satu peserta utama memutuskan untuk mengundurkan diri.

Akhirnya, organisasi asal Korea Selatan Nongshim RedForce resmi mengambil alih slot yang ditinggalkan oleh tim Loops demi menjaga integritas serta kualitas persaingan di level tertinggi.

Keputusan pengunduran diri Loops secara resmi disampaikan oleh pihak penyelenggara, Level Infinite, melalui kanal informasi publik mereka. Dalam pernyataan singkatnya, penyelenggara hanya menyebutkan bahwa alasan di balik keputusan tersebut adalah adanya situasi internal di dalam manajemen tim Loops tanpa merincikan detail masalahnya.

Hingga saat ini, organisasi asal Brasil tersebut belum memberikan pernyataan terbuka tambahan mengenai pembatalan partisipasi mereka di ajang bergengsi ini.

Absennya Wakil Barat dan Masuknya Kekuatan Korea Selatan

Mundurnya Loops mengejutkan banyak pihak karena mereka merupakan satu-satunya tim dari wilayah Barat yang dijadwalkan tampil di panggung KIS Season 4. Tim asal Brasil ini memiliki reputasi mentereng sebagai juara domestik dua musim berturut-turut, sehingga kehadiran mereka awalnya sangat dinantikan oleh para penggemar global.

Dengan ketidakhadiran mereka, kompetisi musim ini menjadi unik karena seluruh peserta yang bertanding berasal dari wilayah Asia, sebuah fenomena yang cukup jarang terjadi dalam turnamen skala internasional.

Sebagai pengganti, penunjukan Nongshim RedForce dinilai sangat tepat mengingat prestasi gemilang yang telah mereka torehkan di skena kompetitif Honor of Kings. Tim ini merupakan jawara dari Honor of Kings Major (KME) East dan sempat menduduki posisi runner-up pada KIS Season 3 yang digelar tahun lalu di Filipina.

Kehadiran mereka dipastikan akan memberikan warna kompetitif yang kuat serta menjaga standar permainan tetap tinggi sesuai dengan ekspektasi komunitas pecinta gim moba ini di seluruh dunia.

Daftar Peserta dan Format Kompetisi Jakarta

 

KIS Season 4 akan menjadi arena pertarungan bagi delapan tim elite dari berbagai kawasan Asia untuk memperebutkan total hadiah sebesar 100.000 USD atau sekitar Rp1.578.000.000 (dengan kurs Rp15.787 per USD).

Selain Nongshim RedForce, tim-tim besar yang siap bertarung adalah Bigetron by Vitality, Dominator Esports, dan Kagendra dari Indonesia, kemudian Blacklist International serta BOOM Esports dari Filipina, serta Nova Esports dan Team HAQ dari Malaysia.

Format turnamen akan dimulai dengan fase grup di mana kedelapan tim akan dibagi ke dalam dua kelompok untuk bertarung dalam sistem round-robin. Hasil dari fase ini akan menentukan posisi tim di babak gugur (knockout stage) hingga nantinya muncul juara baru yang akan mengangkat trofi di tanah air.

Persaingan antar tim Indonesia melawan kekuatan besar dari Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina diprediksi akan menjadi daya tarik utama bagi penonton yang hadir langsung di Jakarta maupun melalui siaran daring.

Panggung Utama Honor of Kings di Awal Tahun 2026

Gelaran KIS Season 4 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 31 Januari hingga 8 Februari 2026, menjadikannya salah satu ajang mobile esports paling signifikan di awal tahun ini. Terlepas dari drama pergantian peserta, turnamen ini tetap diproyeksikan sebagai sorotan utama bagi ekosistem Honor of Kings global yang terus berkembang pesat.

Dinamika yang terjadi di luar arena ini memperlihatkan betapa strategisnya keputusan organisasi dalam mempengaruhi peta kekuatan di dalam sebuah kompetisi internasional.

Kombinasi antara tim tuan rumah yang ambisius dan tim tamu yang sarat pengalaman internasional membuat KIS Season 4 semakin dinantikan oleh jutaan penggemar. Jakarta kini bersiap menjadi saksi sejarah munculnya kekuatan baru di dunia kompetisi digital yang semakin inklusif dan dinamis.

Seluruh mata akan tertuju pada performa Nongshim RedForce untuk melihat apakah mereka mampu melampaui pencapaian musim lalu atau justru tim tuan rumah yang akan mendominasi di hadapan pendukungnya sendiri.

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Berita Terkait