Perjalanan ONIC ID di ajang M7 World Championship harus berakhir lebih cepat setelah takluk dari Team Liquid (TL) di Lower Bracket. Dalam laga krusial yang sarat gengsi tersebut, TL berhasil mengamankan kemenangan dan melanjutkan ambisi mereka menuju Golden Road, sementara ONIC kembali gagal mengangkat trofi M Series di depan publik sendiri.
Pertemuan ini menjadi ulangan dari duel panas di Mid Season Cup (MSC) Esports World Cup 2025 Semifinals, di mana Team Liquid juga keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Banyak pihak berharap laga kali ini menjadi momentum balas dendam bagi ONIC, namun sejarah kembali terulang.

Hasil M7: TL Terlalu Kuat di Awal
Dua game pembuka sepenuhnya dikuasai Team Liquid. Mereka tampil agresif dan solid dalam setiap teamfight, membuat ONIC kesulitan mengembangkan permainan. Alih-alih menjadi panggung kebangkitan, ONIC justru terlihat kembali terjebak dalam pola permainan yang sama, seolah mengulang mimpi buruk dari MSC.
ONIC Bangkit, Harapan Sempat Menyala
Atmosfer arena berubah drastis di Game 3. ONIC tampil lebih berani dan disiplin, hingga berhasil melakukan wipe out krusial atas TL. Kemenangan tersebut membangkitkan semangat publik tuan rumah dan membuka peluang comeback.
Momentum itu sempat memunculkan keraguan terhadap ambisi Golden Road Team Liquid. Banyak yang mulai percaya pada “kutukan juara”—sebuah mitos dalam esports di mana tim yang mengejar kesempurnaan sering kali justru tumbang di saat krusial.
Game 4, Team Liquid Pulangkan ONIC
Namun Team Liquid membuktikan mental juara mereka di Game 4. Tanpa memberi banyak ruang bagi ONIC, TL tampil dominan sejak early game hingga menutup seri dengan kemenangan meyakinkan.
Hasil ini memastikan langkah Team Liquid tetap berada di jalur Golden Road, sementara ONIC harus kembali menelan pil pahit di panggung dunia.
ONIC Gugur di Rumah Sendiri
Bagi ONIC, kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena terjadi di Indonesia sebagai tuan rumah M7. Untuk kembali, Raja Langit harus pulang tanpa gelar M Series—sekali lagi.
Sementara itu, Team Liquid terus melangkah mantap. Ambisi mereka menuju sejarah masih hidup, dengan jalan Golden Road yang kini dibangun di atas tumbangnya salah satu raja terbesar MLBB dari Indonesia.