Drama di ALGS 2026: Controller ImperialHal Dilarang Digunakan di Championship
Apex Legends

Drama di ALGS 2026: Controller ImperialHal Dilarang Digunakan di Championship

Aldonov Danoza - Kamis, 15 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dalam perkembangan mengejutkan menjelang ajang puncak Apex Legends Global Series (ALGS) Year 5 Championship 2026 di Sapporo, Jepang, salah satu bintang terbesar kompetisi, Phillip “ImperialHal” Dosen, menghadapi situasi yang tidak terduga. Hanya sekitar 12 hingga 24 jam sebelum pertandingan dimulai, controller favorit yang selama ini digunakan oleh pemain andalan Team Falcons tersebut dilarang oleh penyelenggara turnamen. Larangan mendadak ini memicu gelombang protes dari sang pemain yang merasa dirugikan di saat-saat krusial.

ImperialHal secara terbuka meluapkan kekecewaannya melalui media sosial dengan menyebut situasi ini hampir seperti sebuah lelucon karena terjadi begitu mepet dengan jadwal pertandingan. Turnamen ini sendiri memiliki total hadiah sebesar USD 2.000.000 atau setara dengan Rp31.574.000.000 (mengacu pada kurs Januari 2026 sebesar Rp15.787 per USD). Kehilangan perangkat utama yang sudah menjadi bagian dari memori ototnya tentu menjadi pukulan telak bagi performa sang pemain di panggung dunia.

Alasan Pelarangan dan Fitur ZD Ultimate

Perangkat yang menjadi pusat permasalahan adalah ZD Ultimate milik ZD Gaming, sebuah controller yang dikenal memiliki berbagai fitur tambahan mutakhir. Perangkat tersebut dilengkapi dengan koneksi nirkabel yang dapat diatur melalui aplikasi ponsel serta kemampuan makro yang tidak dapat dinonaktifkan secara permanen. Fitur makro inilah yang menjadi alasan utama panitia ALGS melakukan pemblokiran, karena dianggap berpotensi memberikan keunggulan teknis yang tidak semestinya dalam sebuah kompetisi profesional.

Ironisnya, ImperialHal berargumen bahwa perangkat serupa dengan fitur sejenis justru diperbolehkan dalam kompetisi besar lainnya seperti Esports World Cup. Bahkan, ia mengeklaim bahwa controller tersebut sebelumnya pernah digunakan dalam ajang yang digelar oleh ALGS sendiri tanpa ada kendala teknis maupun teguran dari pihak berwenang. Ketidakkonsistenan aturan inilah yang menjadi poin utama keberatan dari pihak Team Falcons dan komunitas pendukungnya.

Tantangan Berat di ALGS Year 5 Championship

Insiden ini terjadi tepat pada momen paling penting dalam kalender esports Apex Legends musim ini, di mana ALGS Year 5 Championship 2026 berlangsung dari 15 hingga 18 Januari 2026. Turnamen yang digelar di Sapporo, Jepang ini diikuti oleh 40 tim terbaik dari berbagai belahan dunia untuk memperebutkan gelar juara dunia. ImperialHal kini dipaksa untuk mencari dan beradaptasi dengan controller alternatif dalam waktu kurang dari satu hari sebelum pertandingan pembuka dimulai.

Bagi seorang pemain profesional tingkat tinggi, perubahan perangkat input secara mendadak dapat mengganggu akurasi dan kenyamanan saat bermain di level kompetitif. Tantangan ini akan menguji sejauh mana fleksibilitas dan mentalitas juara dari ImperialHal dalam menghadapi tekanan teknis di luar permainan. Fokus penonton kini tertuju pada bagaimana Team Falcons akan menavigasi krisis ini guna tetap mempertahankan status mereka sebagai kandidat kuat juara.

Diskusi Standar Perangkat Input dalam Esports

Drama ini memicu diskusi yang lebih luas di komunitas esports global mengenai standarisasi dan konsistensi aturan perangkat input. Penyelenggara turnamen dewasa ini semakin memperketat kebijakan terhadap perangkat dengan fitur ekstra guna menjaga nilai-nilai fair play dan integritas kompetisi. Pengaturan yang bisa diubah sewaktu-waktu melalui aplikasi pihak ketiga dinilai sebagai celah yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang tidak adil bagi pemain tertentu.

Dengan tensi yang semakin tinggi menjelang kick-off ALGS Championship 2026, keputusan panitia ini menjadi preseden penting bagi pengaturan regulasi perangkat keras di masa depan. Banyak pihak berharap adanya panduan yang lebih jelas dan transparan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di tengah jalannya turnamen besar. Perjuangan ImperialHal di Sapporo akan menjadi salah satu narasi paling menarik untuk diikuti oleh para penggemar di awal tahun 2026 ini.

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Berita Terkait