Dewa United Esports memperlihatkan performa yang menjanjikan dalam laga persahabatan melawan Bigetron Esports pada Kamis petang (15/1). Pertandingan uji coba ini berakhir imbang dengan skor 2-2 dari total empat game yang dimainkan, menjadi sinyal positif bagi skuad Anak Dewa menjelang bergulirnya kompetisi resmi MPL ID Season 17.
Meski hanya berstatus laga pemanasan, duel antara dua tim besar Mobile Legends Indonesia ini tetap berlangsung sengit dan penuh tensi. Kedua tim sama-sama memanfaatkan pertandingan untuk menguji strategi, komposisi hero, serta chemistry antar pemain.
Roster Dirahasiakan, Strategi Tetap Menjadi Prioritas
Menariknya, baik Dewa United Esports maupun Bigetron Esports sepakat untuk tidak mengungkap identitas roster yang diturunkan dalam pertandingan ini. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi untuk menjaga kerahasiaan komposisi pemain dan taktik jelang MPL ID S17.
Keputusan ini membuat laga persahabatan terasa semakin misterius, sekaligus menambah daya tarik bagi para penggemar yang penasaran dengan wajah baru dari kedua tim.
Game Pertama: Comeback Manis Anak Dewa
Pertandingan dimulai dengan pertarungan sengit sejak game pertama. Dewa United Esports turun dengan draft hero Hilda, Lunox, Moskov, Zhuxin, dan Guinevere.
Di awal permainan, Anak Dewa sempat kesulitan menahan agresivitas Bigetron, terutama saat fase laning dan perebutan objektif turtle. Namun memasuki late game, koordinasi tim Dewa United mulai terlihat lebih matang.
Beberapa teamfight krusial berhasil mereka menangkan, hingga akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan pada menit ke-25.
Bigetron Bangkit di Game Kedua dan Ketiga
Tidak ingin tertinggal terlalu lama, Bigetron Esports langsung merespons di game kedua. Tim Robot Merah tampil jauh lebih disiplin dan agresif, berhasil mengontrol tempo pertandingan sejak awal.
Eksekusi pick-off yang efektif membuat Bigetron mendominasi jalannya game. Alhasil, mereka sukses menyamakan kedudukan setelah menutup game kedua hanya dalam waktu 12 menit.
Momentum positif tersebut berlanjut ke game ketiga. Bigetron kembali tampil konsisten, memanfaatkan kesalahan kecil dari Dewa United untuk mengamankan kemenangan kedua secara beruntun.
Dewa United Tutup Laga dengan Penampilan Solid
Tertinggal 1-2, Dewa United Esports tidak menyerah begitu saja. Memasuki game keempat, mereka melakukan sejumlah penyesuaian strategi sejak fase draft.
Hasilnya langsung terlihat. Anak Dewa tampil lebih terorganisir, lebih tenang, dan mampu mengontrol permainan dengan lebih baik. Kombinasi teamplay yang rapi membawa mereka menutup game keempat dengan kemenangan cepat pada menit ke-15.
Skor akhir pun menjadi 2-2, menandakan bahwa kedua tim sama-sama memiliki kekuatan yang berimbang.
Bahan Evaluasi Penting Menuju MPL ID S17
Hasil imbang ini tentu menjadi modal berharga bagi Dewa United Esports. Pelatih Jaypee “Coach Right” Felipe kini memiliki gambaran lebih jelas mengenai aspek yang perlu dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian adalah:
- Koordinasi tim dalam teamfight
- Pengambilan keputusan di momen krusial
- Kedisiplinan rotasi dan kontrol objektif
- Konsistensi permainan di setiap fase pertandingan
Dengan evaluasi menyeluruh dari laga ini, Dewa United Esports diharapkan dapat tampil lebih matang dan siap bersaing menghadapi ketatnya persaingan MPL ID S17.