Kembalinya Breeze: Map Legendaris Gantikan Sunset di VALORANT Season 26 Act 1

Valorant Aldonov Danoza
Jumat, 02 Januari 2026 11:30:20

Memasuki tahun baru 2026, Riot Games membawa perubahan signifikan pada rotasi peta kompetitif VALORANT untuk menyambut Season 26 Act 1. Setelah absen selama hampir satu setengah tahun dari daftar peta utama, Breeze dipastikan kembali hadir menggantikan Sunset dalam mode Competitive dan Premier.

Perubahan besar ini dijadwalkan aktif bersamaan dengan peluncuran patch terbaru 12.00 yang diperkirakan akan diimplementasikan oleh pengembang pada tanggal 7 Januari 2026 mendatang.

Kembalinya Area Terbuka dan Duel Jarak Jauh

Breeze dikenal sebagai salah satu peta paling ikonik di VALORANT karena karakteristik areanya yang sangat luas dan terbuka, yang menuntut akurasi tinggi dalam pertarungan jarak jauh. Peta ini sempat menjadi favorit di kancah profesional karena menawarkan dinamika permainan yang sangat berbeda dibandingkan dengan peta lainnya yang cenderung tertutup.

Riot Games berharap kembalinya Breeze dapat menyegarkan variasi strategi tim dan mengembalikan nuansa kompetisi yang lebih terbuka di awal musim kompetisi tahun ini.

Sunset Keluar dari Rotasi Kompetitif

Di sisi lain, peta Sunset harus merelakan posisinya dan keluar dari daftar peta aktif setelah menjadi bagian dari meta sejak debutnya pada Agustus 2023 silam. Peta yang terinspirasi dari lanskap Los Angeles ini sebelumnya sangat populer karena pentingnya kontrol area tengah bagi setiap tim yang bertanding.

Keputusan untuk mengistirahatkan Sunset diambil oleh pengembang guna memberikan ruang bagi rotasi peta lainnya sekaligus menjaga agar meta permainan tidak menjadi stagnan bagi para pemain maupun penonton setia.

Susunan Peta Terbaru untuk Musim 26

Dengan masuknya Breeze dan keluarnya Sunset, maka daftar tujuh peta resmi yang akan digunakan dalam mode Competitive dan Premier kini terdiri dari Breeze, Corrode, Split, Abyss, Pearl, Bind, dan Haven. Susunan ini menawarkan keberagaman gaya bermain, mulai dari pertempuran jarak dekat yang intens hingga eksekusi taktis yang membutuhkan koordinasi jangka panjang.

Meskipun mendapatkan beragam reaksi dari komunitas, perubahan ini dipandang perlu untuk menguji kesiapan tim-tim profesional dalam beradaptasi dengan lingkungan baru di awal kalender turnamen.

Reaksi Pro Kontra dari Komunitas dan Pemain Profesional

Kembalinya Breeze memicu perdebatan hangat di media sosial, di mana beberapa kapten tim ternama menyambut positif kembalinya peta andalan mereka untuk mendulang kemenangan. Namun, tidak sedikit pula pemain profesional yang mengkritik rotasi kali ini dan menganggap susunan peta tersebut sebagai salah satu yang paling sulit untuk dihadapi dalam beberapa periode terakhir.

Selain pembaruan peta, Riot Games juga diprediksi akan menghadirkan penyesuaian kemampuan agen dalam patch 12.00 untuk memastikan keseimbangan permainan tetap terjaga sepanjang musim berlangsung.

Bagikan

Baca Artikel Asli