Resident Evil Requiem Siapkan Dunia Kota yang Luas dan Mengesankan dari Trailer NVIDIA
Other

Resident Evil Requiem Siapkan Dunia Kota yang Luas dan Mengesankan dari Trailer NVIDIA

Aldonov Danoza - Rabu, 07 Januari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Capcom bersama NVIDIA baru-baru ini meluncurkan trailer terbaru untuk Resident Evil Requiem, entri utama teranyar dalam seri survival horror legendaris yang memberikan pandangan lebih luas mengenai lingkungan permainannya. Cuplikan ini bukan sekadar ajang pamer kualitas visual semata, melainkan juga memicu spekulasi kuat bahwa gim ini akan mengusung konsep area yang lebih luas atau setengah dunia terbuka (semi-open world). Hal ini menandai perubahan signifikan bagi waralaba yang selama ini identik dengan desain koridor sempit dan ruang tertutup yang mencekam.

Trailer tersebut memanfaatkan teknologi Path Tracing dan DLSS 4 terbaru dari NVIDIA untuk memperlihatkan lingkungan urban yang ramai dengan detail pencahayaan realistis serta pantulan reflektif yang memukau. Suasana kota yang ditampilkan terasa kontras dengan kekacauan infeksi pada seri-seri sebelumnya, sehingga banyak penggemar berteori bahwa pemain akan diberikan keleluasaan lebih untuk menjelajahi kota. Struktur dunia yang lebih eksploratif ini diharapkan dapat memberikan nuansa baru tanpa menghilangkan akar horor yang menjadi ciri khas utama seri ini.

Eksplorasi Kota Wrenwood dan Dua Protagonis Utama

Salah satu sorotan utama dalam gambar tersebut memperlihatkan Grace Ashcroft, salah satu dari dua protagonis yang dapat dimainkan, sedang berjalan melewati kerumunan pejalan kaki dan kendaraan di tengah kota. Komunitas pengamat meyakini bahwa lokasi tersebut adalah Wrenwood, sebuah kota fiksi yang menjadi pusat cerita dalam Requiem dan diproyeksikan sebagai basis bagi bagian gameplay yang lebih luas. Penampilan visual yang sangat mendetail ini menjadi salah satu topik yang paling hangat diperbincangkan karena standar kualitasnya yang sangat tinggi.

Selain Grace, trailer ini juga mengonfirmasi kembalinya Leon S. Kennedy sebagai protagonis utama lainnya, yang akan membawa dimensi cerita serta gaya bermain yang berbeda. Leon dikenal dengan pendekatan yang lebih intens dan sarat aksi, sementara Grace tampaknya akan lebih fokus pada aspek investigasi horor tradisional. Kombinasi kedua karakter ini diharapkan mampu menghadirkan ritme permainan yang bervariasi, mulai dari pertempuran sengit hingga pemecahan misteri di tengah kota yang mencekam.

Jadwal Rilis dan Implementasi Teknologi Modern

Resident Evil Requiem dijadwalkan akan resmi dirilis pada 27 Februari 2026 di berbagai platform utama seperti PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC, dan juga konsol terbaru Nintendo Switch 2. Melalui pembaruan ini, Capcom berupaya menunjukkan bahwa seri klasik yang telah berjalan selama puluhan tahun tetap relevan dengan standar visual modern yang sangat ekstrem. Penggunaan fitur RTX dan DLSS 4 menjadi bukti komitmen pengembang dalam menghadirkan pengalaman horor yang imersif dan fotorealistik bagi para pemain.

Dengan segala inovasi yang ditawarkan, gim ini tidak hanya menjanjikan peningkatan grafis, tetapi juga potensi perubahan struktur dunia permainan yang lebih kompleks dan eksploratif. Banyak analis industri yang kini menantikan apakah atmosfer horor yang kuat dapat tetap terjaga di tengah skala naratif yang semakin luas dan hidup. Resident Evil Requiem tampaknya siap membawa waralaba ini menuju arah baru yang ambisius, menggabungkan kecanggihan teknologi dengan narasi horor yang mendalam.

Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

Berita Terkait