Di babak Knockout Stage M7 Mobile Legends World Championship, salah satu isu paling hangat yang diperbincangkan adalah alasan mengapa Freya menjadi power pick yang sangat ditakuti. Hero ini secara konsisten menjadi target larangan atau ban oleh tim-tim lawan, termasuk sang juara Aurora PH di partai final.
Dalam skema draf milik Alter Ego, Freya bukan sekadar hero pilihan biasa, melainkan menjadi penentu kemenangan utama yang mampu mengubah jalannya pertandingan melalui kerusakan besar sekaligus menjadi petarung jalur yang tangguh di fase akhir laga.
Aurora PH sangat memahami ancaman ini, sehingga mereka memastikan pemain seperti Arfy dari Alter Ego tidak mendapatkan akses terhadap Freya sejak fase awal pelarangan. Dengan hilangnya Freya dari pilihan, cetak biru strategi Alter Ego sering kali menjadi kurang matang dan kehilangan arah saat memasuki fase pertengahan hingga akhir permainan.
Freya menjadi sorotan para analis karena fleksibilitasnya yang mampu berperan sebagai pemberi kerusakan sekaligus pelapis lini depan yang sangat sulit ditumbangkan jika dibangun dengan peralatan yang optimal.
Statistik Hero dan Ketatnya Meta Kompetitif M7
Meta yang berkembang di M7 menunjukkan pola draf yang sangat ketat dan cenderung dapat diprediksi oleh para pengamat. Berdasarkan statistik global sepanjang turnamen, beberapa hero yang paling sering muncul di arena adalah Claude yang digunakan puluhan kali, serta Yi Sun-shin sebagai penjaga hutan yang sangat fleksibel.
Selain itu, Pharsa dan Chou tetap menjadi pilihan utama untuk mengisi peran di jalur tengah dan sebagai inisiator serangan yang handal dalam setiap peperangan tim.
Di sisi lain, data dari statistik menunjukkan bahwa lebih dari 60 hero di kolam karakter Mobile Legends sama sekali tidak pernah muncul sepanjang kompetisi. Hal ini mencerminkan betapa fokusnya para pemain profesional pada beberapa pilihan teratas yang dianggap paling efektif dalam strategi tingkat tinggi.
Yve, Grock, dan Zhuxin menjadi nama-nama yang paling sering masuk dalam daftar larangan karena potensi mereka yang dapat mengacaukan skema draf lawan secara instan melalui kemampuan kontrol area yang masif.
Evaluasi Strategis untuk Tim Indonesia Menuju M8
Draf pilihan terbukti menjadi faktor krusial yang membedakan kualitas antara Aurora PH dan perwakilan Indonesia. Aurora tidak hanya mengunci hero meta yang kuat, tetapi juga secara cerdas mengarahkan larangan untuk membatasi opsi spesifik lawan, khususnya dengan menjauhkan Freya dari tangan Alter Ego.
Tim Indonesia seperti Alter Ego dan ONIC ID perlu melakukan evaluasi mendalam terkait ketergantungan pada satu hero kunci tertentu agar strategi mereka tidak mudah dipatahkan sejak fase pemilihan karakter dimulai.
Fokus evaluasi untuk masa depan harus mencakup diversifikasi pahlawan andalan agar tim tidak lumpuh saat hero utama dilarang oleh lawan. Prediksi terhadap langkah larangan lawan serta persiapan rencana cadangan menjadi harga mati yang harus disiapkan oleh staf kepelatihan.
Selain itu, pemahaman terhadap prioritas lawan baik dalam urusan serangan jarak jauh maupun manajemen perang tim akan menjadi kunci adaptasi meta global yang lebih efektif.
Menatap Harapan di Istanbul Turkiye 2027

Dengan memperbaiki fase pemilihan dan larangan pahlawan serta mengembangkan strategi yang sulit dibaca, tim Indonesia diharapkan bisa tampil lebih kompetitif pada ajang M8 World Championship mendatang. Turnamen edisi berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Istanbul, Turkiye, pada tahun 2027 menjadi target besar bagi komunitas untuk merebut kembali takhta juara dunia.
Kematangan strategi sejak menit awal draf akan menjadi fondasi utama dalam menghadapi tim-tim kuat dari region Filipina maupun wilayah lainnya.
Perjalanan di panggung dunia memang menuntut kedewasaan taktis yang luar biasa di samping kemampuan mekanik yang mumpuni. Setiap insight dari kegagalan di M7 harus dijadikan bahan bakar untuk memperkuat ekosistem kompetitif di tanah air.
Semoga dengan persiapan yang lebih matang dan fleksibilitas draf yang lebih luas, bendera Merah Putih dapat kembali berkibar sebagai yang terbaik di seri M Series selanjutnya.