Rainbow Six Siege Kena Hack Lagi, Pemain Dibanned 67 Hari Massal Tanpa Alasan

Rainbow Six Siege Michael
Selasa, 06 Januari 2026 09:52:54

Rainbow Six Siege X

Rainbow Six Siege X kembali diterpa masalah serius jelang pergantian tahun. Setelah sempat diguncang insiden peretasan besar saat libur Natal, kini Ubisoft kembali dibuat kelabakan akibat gelombang hack baru yang berujung pada ban massal aneh terhadap ribuan pemain di berbagai platform.

Ironisnya, insiden ini terjadi tak lama setelah Ubisoft mengklaim telah mengamankan sistem dan memulihkan kondisi game ke versi sebelum peretasan sebelumnya.

Kronologi Hack Rainbow Six Siege X

Sekitar akhir Desember, Rainbow Six Siege X versi free-to-play sempat diserang oleh hacker yang menyuntikkan miliaran R6 Credits ke akun pemain secara acak. Tak hanya itu, sebagian pemain juga melaporkan akun mereka terkena ban sepihak akibat insiden tersebut.

Ubisoft bergerak cepat kala itu dengan:

Namun, masalah ternyata belum berakhir.

Ban 67 Hari Massal, Sindiran Meme atau Bug Fatal?

Alih-alih mereda, kini muncul gelombang ban massal baru yang mengunci akun pemain hingga 67 hari. Angka tersebut bukan kebetulan, melainkan merujuk pada “67 meme” yang sempat viral di komunitas internet.

Yang membuat situasi semakin absurd, pemain yang terkena ban menerima notifikasi dengan alasan “Harassment Offenses”, meskipun banyak di antaranya mengaku sama sekali tidak melakukan pelanggaran.

Lebih parah lagi, beberapa pesan ban bahkan menyebutkan:

“We wanted to let you know that 67676767 of your reports led to sanctions.”

Sebuah pesan yang jelas tidak masuk akal dan mengindikasikan adanya eksploitasi sistem laporan atau backend Ubisoft.

Semua Platform Terkena Dampak

Ban ini dilaporkan terjadi secara acak dan masif, menimpa pemain di:

Tidak ada pola tertentu, baik pemain kasual maupun kompetitif dilaporkan terkena sanksi serupa.

Server R6 Siege Juga Bermasalah

Masalah ini diperparah dengan kondisi server Rainbow Six Siege yang sedang tidak stabil. Berdasarkan halaman status resmi Ubisoft, saat ini terdapat gangguan pada:

Ubisoft menyebut gangguan ini sebagai “unplanned issues”, namun hingga kini belum ada kejelasan apakah masalah tersebut berkaitan langsung dengan peretasan terbaru.

Ubisoft Masih Bungkam

Hingga artikel ini ditulis, Ubisoft belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan hack kedua ini. Tidak ada klarifikasi di situs resmi maupun akun media sosial mereka, membuat komunitas semakin frustrasi.

Banyak pemain kini mendesak Ubisoft untuk:

Komunitas Mulai Kehilangan Kepercayaan?

Insiden ini menjadi pukulan telak bagi Rainbow Six Siege, terutama setelah transisi ke model free-to-play yang seharusnya membuka era baru bagi game tactical shooter tersebut. Jika tidak ditangani dengan transparan, kepercayaan komunitas terhadap sistem keamanan dan fair play Ubisoft bisa semakin tergerus.

Bagikan

Baca Artikel Asli