Perjuangan ONIC ID di Swiss Stage M7: Strategi Bootcamp atau Tanda Penurunan Performa?

Mobile Legends Aldonov Danoza
Jumat, 16 Januari 2026 20:36:25

Foto / Ravly Esports ID

Kemenangan krusial ONIC ID atas EVIL di pertandingan penentuan menjadi momen yang sangat melegakan bagi para penggemar Mobile Legends di tanah air. Hasil ini secara resmi mengantarkan wakil Indonesia tersebut menuju babak Knockout Stage M7 World Championship setelah melewati dinamika lima tahap Swiss Stage yang sangat menguras energi.

Namun, perjalanan yang tidak semulus biasanya bagi sang juara MPL ID Season 16 ini memicu perdebatan hangat mengenai apakah ini strategi untuk membaca lawan atau justru sebuah alarm penurunan performa.

Dalam format Swiss Stage yang ketat, ONIC memulai langkah mereka dengan cukup meyakinkan melalui kemenangan atas Boostgate Esports pada laga pembuka. Meskipun hanya menggunakan format Best of 1, permainan ONIC kala itu dinilai masih mencerminkan identitas agresif mereka dalam penguasaan objektif dan disiplin pertarungan tim.

Kemenangan awal ini sempat menumbuhkan optimisme tinggi bahwa ONIC akan melaju mulus ke fase berikutnya tanpa hambatan berarti sebagaimana dominasi mereka di liga domestik.

Guncangan di Fase Tengah Swiss Stage

Harapan untuk melaju dengan rekor sempurna mulai goyah ketika ONIC harus menelan dua kekalahan beruntun dari Yangon Galacticos dan Team Spirit pada laga-laga berikutnya. Pertandingan tersebut memperlihatkan beberapa celah yang jarang terlihat sebelumnya, mulai dari pemilihan hero (draft) yang kurang fleksibel hingga koordinasi makro yang tidak sebersih biasanya.

Banyak analis menilai bahwa ONIC tampak sedikit gagap saat beradaptasi dengan gaya bermain tim internasional yang memiliki pola serangan berbeda dibandingkan lawan-lawan mereka di Indonesia.

Situasi ini menempatkan ONIC dalam posisi di ujung tanduk karena format Swiss Stage tidak memberikan banyak ruang bagi tim yang melakukan kesalahan berulang. Dengan rekor satu kemenangan dan dua kekalahan di fase awal, ONIC dipaksa memainkan laga hidup-mati melawan EVIL dalam format Best of 3.

Tekanan besar ini justru dijawab dengan performa yang jauh lebih solid, di mana ONIC berhasil mengontrol tempo permainan secara total dan memastikan kemenangan mutlak untuk mengamankan slot di babak gugur.

Analisis Statistik dan Adaptasi Meta Global

Jika menilik statistik sepanjang lima tahap Swiss Stage, perjalanan ONIC ID memang tergolong jauh dari kata dominan jika dibandingkan dengan rekam jejak mereka di kompetisi nasional. Dari total empat pertandingan yang dijalani, mereka mencatatkan dua kemenangan dan dua kekalahan.

Fakta bahwa kelolosan mereka baru dipastikan melalui seri Bo3 menunjukkan bahwa ONIC sempat kesulitan dalam format Bo1 yang memang dikenal rawan akan kejutan dan sering kali mematikan bagi tim-tim besar yang melakukan kesalahan kecil.

Namun, beberapa pihak berpendapat bahwa performa yang tampak terseok-seok ini bisa jadi merupakan bagian dari proses "bootcamp" langsung di panggung turnamen. ONIC kemungkinan besar memanfaatkan fase ini untuk membaca arah meta global dan mengenali pola permainan tim-tim luar region Asia Tenggara.

Dengan menguji berbagai opsi strategi di fase awal, mereka bisa memiliki data yang lebih lengkap sebelum memasuki babak Knockout yang menggunakan format seri panjang yang lebih menguntungkan bagi tim dengan kedalaman strategi tinggi.

Menuju Ujian Sesungguhnya di Knockout Stage

Perjuangan hingga titik darah penghabisan di Swiss Stage menjadi sinyal kuat bahwa level persaingan di M7 World Championship jauh lebih merata dan kompetitif. Dominasi di tingkat regional terbukti tidak menjadi jaminan bahwa sebuah tim akan menang dengan mudah di panggung dunia.

Hal ini memaksa ONIC untuk keluar dari zona nyaman mereka dan terus melakukan inovasi dalam pemilihan hero maupun pola rotasi agar tidak mudah terbaca oleh lawan-lawan tangguh dari region lain.

Kelolosan ONIC ke Knockout Stage pada akhirnya membuktikan ketangguhan mental para pemain dalam menghadapi tekanan di saat kritis. Fase Swiss Stage mungkin terlihat penuh liku, namun pengalaman menghadapi kekalahan di awal bisa menjadi fondasi mental yang penting bagi mereka.

Jawaban sesungguhnya mengenai kualitas ONIC akan segera teruji di babak gugur nanti, di mana mereka akan menghadapi tim-tim terbaik dunia dalam format yang akan menunjukkan siapa raja sebenarnya di jagat Mobile Legends.

Bagikan

Baca Artikel Asli