M7 World Championship (M7) kembali mencetak sejarah baru! Setelah babak Wild Card M7 dinobatkan sebagai Wild Card paling banyak ditonton sepanjang sejarah M-Series, kini giliran Swiss Stage M7 yang mencatatkan rekor sebagai pertandingan M-Series paling banyak ditonton sebelum fase Knockout Stage.
Dunia kini bersiap menyambut babak Knockout Stage, di mana delapan tim terbaik akan bertarung memperebutkan total hadiah USD 1 juta serta gelar juara dunia di panggung terbesar esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Era Baru Ekspansi Global MLBB di 2026
Tahun 2026 menjadi babak baru bagi ekspansi global MOONTON Games. MLBB kini semakin kokoh berdiri sejajar dengan nama-nama besar di industri hiburan olahraga dunia.
Kesuksesan M7 semakin memperkuat daya tarik komersial MLBB melalui kolaborasi strategis dengan brand global ternama seperti Red Bull dan Visa. Selain itu, MOONTON Games juga memperluas ekosistem kompetitifnya dengan menghadirkan turnamen resmi Magic Chess: Go Go (MCGG) yang digelar bersamaan dengan M7.
Langkah ini menunjukkan bahwa M-Series tidak hanya berkembang sebagai turnamen esports, tetapi juga sebagai IP hiburan digital berskala global.
Swiss Stage M7 Cetak Angka Fantastis

Berdasarkan data dari Esports Charts, Swiss Stage M7 berhasil mencapai peak concurrent viewers (PCV) sebanyak 3.627.103 penonton online. Angka luar biasa ini tercatat saat laga sengit antara wakil tuan rumah ONIC ID melawan Team Falcons.
Format Swiss Stage sendiri pertama kali diperkenalkan pada M6 untuk menggantikan format Group Stage tradisional, dengan tujuan meningkatkan tingkat keadilan dan kompetitivitas turnamen.
Rekor terbaru ini melampaui capaian Swiss Stage M6 yang “hanya” mencatat 2,5 juta PCV, sekaligus lebih dari dua kali lipat pencapaian Group Stage pada:
- M5: 1,4 juta PCV
- M4: 1,6 juta PCV
Lonjakan ini semakin menegaskan pertumbuhan global MLBB yang luar biasa. Sebelumnya, MLBB juga dinobatkan sebagai game mobile esports paling banyak ditonton sepanjang 2025 menurut Esports Charts.
Kesuksesan ini sudah terlihat sejak awal turnamen, di mana babak Wild Card M7 mencatatkan 447.251 PCV dan resmi menjadi Wild Card paling banyak ditonton sepanjang sejarah M-Series.
Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini:
“MLBB Esports terus tumbuh dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan angka penonton yang mencapai level baru di seluruh dunia. Angka viewership M7 mencerminkan kekuatan ekosistem kami—mulai dari mitra, pengembangan talenta, hingga keterlibatan fans. Kesuksesan M7 menjadi langkah penting dalam ekspansi global kami dan memperkuat MLBB sebagai franchise mobile esports terdepan.”
Ia juga menambahkan bahwa pertumbuhan ini tidak hanya datang dari pertandingan semata, tetapi juga dari kolaborasi komunitas, pemain, dan mitra yang terus mendorong ekosistem MLBB ke level lebih tinggi.
TikTok Jadi Faktor Kunci Lonjakan Viewership
Co-founder dan CEO Esports Charts, Artyom Odintsov, menyoroti peran besar platform TikTok dalam memacu lonjakan penonton:
“Swiss Stage M7 mencetak standar baru untuk popularitas mobile esports di platform livestreaming, melampaui Swiss Stage M6 lebih dari satu juta penonton bersamaan. Dari perspektif analitik, TikTok memainkan peran kunci dalam pertumbuhan ini, terutama di pasar besar seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina.”
Ia juga menambahkan bahwa M7 berpotensi memecahkan rekor viewership tertinggi sepanjang masa untuk kategori esports di TikTok, mengingat turnamen masih menyisakan fase final.
Menuju Knockout Stage M7 World Championship

Mulai 18 Januari 2026, delapan tim terbaik akan memasuki fase Knockout Stage. Indonesia kembali menjadi tuan rumah M-Series setelah terakhir kali menggelar M4 pada 2021.
Sebagai basis penggemar terbesar MLBB di dunia, Indonesia memang menjadi pusat perhatian. Menurut Esports Charts, MPL Indonesia telah mencatat lebih dari 100 juta jam ditonton (Hours Watched) dalam lima musim terakhir berturut-turut—menjadikannya liga MLBB terpopuler secara global.
Dengan antusiasme yang terus meningkat, M7 diprediksi masih akan mencetak rekor-rekor baru hingga babak grand final nanti.
