Sebelum menjadi salah satu pemain midlaner paling konsisten di panggung kompetitif global Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), SunsetLover dari Team Spirit berlatih untuk mimpi yang sangat berbeda. Lahir dengan nama Kemiran Kochkarov, veteran region EECA (Eropa Timur-Asia Tengah) ini memulai kehidupan kompetitifnya pada usia tujuh tahun sebagai atlet gulat Greco-Roman.
Selama hampir satu dekade setelahnya, gulat adalah masa depannya di mana ia berlatih dengan sangat serius, memenangkan banyak turnamen, dan bahkan membidik medali emas di ajang Olimpiade.
"Pertama-tama, orang tua saya memasukkan saya ke gulat, dan kemudian saya menyukainya," kenang SunsetLover mengenai awal mula kecintaannya pada olahraga klasik tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya pernah memiliki target besar untuk pergi ke Olimpiade dan memenangkannya sebagai puncak karier atletnya.
Namun, mimpi besar itu tidak pernah terwujud karena masalah kesehatan memaksanya untuk berhenti dari dunia gulat tepat ketika ia mencapai usia di mana kompetisi tingkat tinggi mulai terbuka lebar bagi dirinya.
Titik Balik Tak Terduga di Republik Ceko
Setelah berhenti dari gulat, SunsetLover mengalami titik balik yang tidak pernah ia duga sebelumnya saat sedang menempuh pendidikan kuliah di Republik Ceko. Kala itu, ia bermain MLBB hanya secara kasual untuk mengisi waktu luang hingga muncul kesempatan besar untuk berkompetisi secara serius.
Pada tahun 2019, ia bersama rekannya, SAWO, secara mengejutkan berhasil lolos ke M1 World Championship di Kuala Lumpur, yang merupakan turnamen berskala global pertama bagi ekosistem Mobile Legends.
Pengalaman bertanding di panggung dunia tersebut mengubah pandangan hidupnya secara total terhadap dunia kompetisi digital. "Kami memenangkan babak kualifikasi dan pergi ke M1. Saya sangat menyukai suasananya serta kompetisinya," ungkapnya mengenai momen yang memicu ambisi barunya.
Segera setelah turnamen tersebut berakhir, SunsetLover mengambil keputusan besar yang berani yakni meninggalkan bangku universitas, pulang ke rumah, dan sepenuhnya berkomitmen untuk membangun karier sebagai pemain profesional esports.
Mentalitas Gulat yang Membentuk Gaya Permainan

Meskipun jalur kariernya berubah drastis, SunsetLover menganggap pengalaman sebagai atlet gulat sebagai fondasi utama pola pikirnya saat bersaing di level tertinggi MLBB. Kedisiplinan, ketangguhan mental, dan ketenangan dalam menghadapi tekanan yang ia asah selama bertahun-tahun di arena gulat telah membantunya mengatasi tuntutan besar dunia profesional.
Baginya, mentalitas seorang pemenang dalam olahraga individu sangat relevan untuk menjaga konsistensi performa di dalam tim.
"Pengalaman sebagai atlet gulat sangat luar biasa karena membentuk mentalitas saya: 'Ketika saya berada di turnamen, saya di sini untuk menang. Saya yang terbaik, dan saya harus melakukan semua yang saya bisa'," jelas SunsetLover.
Hal inilah yang membuatnya menjadi salah satu pemain paling stabil di wilayahnya, di mana bakat mekanik yang ia miliki selalu didukung oleh kekuatan mental yang tidak mudah goyah meskipun berada dalam situasi pertandingan yang penuh tekanan.
Figur Sentral dan Legenda Hidup M-Series
Mentalitas pantang menyerah tersebut telah diterjemahkan ke dalam sederet prestasi sepanjang karier profesionalnya di dunia MLBB. SunsetLover tercatat telah tampil di hampir setiap Kejuaraan Dunia MLBB mulai dari M1 hingga M7, dan hanya sempat absen satu kali pada edisi M4 karena keterbatasan slot wilayah.
Di tengah berbagai perubahan susunan pemain di timnya, ia tetap berdiri sebagai figur sentral sekaligus simbol kekuatan bagi perwakilan region EECA di panggung internasional.
Hasil yang diraihnya pun menunjukkan tren peningkatan yang sangat positif dari tahun ke tahun. Pada ajang M5 dan M6, Team Spirit berhasil finis di urutan keempat dunia sebanyak dua kali berturut-turut, menandai pencapaian terkuat region tersebut hingga saat ini.
Memasuki ajang M7, SunsetLover memasang target yang lebih ambisius dengan mengincar posisi minimal tiga besar atau bahkan membawa pulang trofi juara sebagai bukti bahwa timnya kini telah siap menantang dominasi tim-tim raksasa lainnya.
