Pekan kedua IKL 2025 Fall menghadirkan kejutan besar ketika publik untuk pertama kalinya melihat kembalinya Cipengz ke skuad Dominator setelah sebelumnya sempat dipinjamkan ke Talon Esports. Pertandingan Week 2 Day 2 pun langsung memperlihatkan dampak besar dari kehadiran sang pemain, dengan performa solid yang membuat Dominator tampil jauh lebih meyakinkan.
Pertanyaan pun muncul: apakah kembalinya Cipengz justru menjadi titik lemah bagi Talon, atau malah menjadi senjata rahasia yang bisa menjadikan Dominator sebagai ‘kuda hitam’ dalam perebutan tiket playoff?
Suasana Panas dan Perang Kata di Antara Pemain
Laga penuh gengsi ini juga dibumbui dengan momen interview pasca pertandingan yang semakin menarik perhatian. JerL, salah satu figur kunci di Dominator, mengirimkan pesan motivasi kepada clash laner Talon Esports, ChouX, untuk meningkatkan performa jelang leg kedua.
Di sisi lain, Cipengz sendiri tidak segan menyoroti kesalahan fatal yang dilakukan oleh mantan rekan setimnya, SirDumb, sepanjang pertandingan. Ia bahkan mengkritik SirDumb untuk tidak melakukan blunder.
Meski begitu, baik JerL maupun Cipengz sepakat bahwa Talon Esports masih memiliki peluang besar untuk bangkit dan lolos ke babak playoff. Dengan leg pertama yang masih panjang, mereka menilai peluang untuk memperbaiki kesalahan tetap terbuka lebar.
Dominator Kembali Bangkit dengan Kombinasi Veteran dan Bintang Baru
Dominator sendiri sudah sempat menunjukkan kapabilitas mereka di turnamen-turnamen besar sebelumnya, salah satunya adalah keberhasilan mereka menjuarai HOK Champions Invitational. Kombinasi pemain berpengalaman dan kembalinya Cipengz jelas menjadi modal penting bagi Dominator untuk mengincar posisi terbaik di klasemen.
Jika mereka mampu mempertahankan momentum, tidak menutup kemungkinan Dominator akan menjadi ancaman serius di babak playoff. Kehadiran veteran seperti Zhe—yang kini membela Mahadewa—juga memperlihatkan betapa kuatnya ekosistem pemain yang pernah bernaung di bawah bendera Dominator.
Masa Depan Kompetisi yang Penuh Kejutan
IKL 2025 Fall sendiri kembali hadir dengan format online, menghadirkan persaingan ketat antar tim-tim terbaik di Indonesia. Bagi Dominator, kemenangan atas Talon bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga bukti bahwa mereka bisa tampil lebih garang setelah periode adaptasi.
Sementara itu, bagi Talon, laga leg kedua akan menjadi kesempatan emas untuk membuktikan bahwa mereka tetap bisa bersaing meskipun kehilangan salah satu pilar pentingnya.
Dengan jalannya liga yang masih panjang, semua kemungkinan masih terbuka, dan kembalinya Cipengz telah menjadi salah satu storyline paling menarik.