Sony Siapkan AI “Ghost Assistant” di PlayStation? Tutorial Game Bisa Digantikan AI

techno Michael
Jumat, 02 Januari 2026 15:14:30

Sony kembali memancing perhatian komunitas game dan esports global. Kali ini bukan lewat game baru atau pengumuman konsol, melainkan sebuah paten teknologi AI yang berpotensi mengubah cara pemain belajar bermain game di PlayStation.

Sebuah paten Sony yang diajukan pada April 2025 mengungkap konsep AI “Ghost Assistant”, sistem kecerdasan buatan yang memungkinkan karakter virtual muncul langsung di dalam game untuk memandu pemain secara real-time. Teknologi ini disebut sebagai solusi atas masalah klasik industri game: tutorial yang sering diabaikan pemain.

AI Ghost Assistant, Tutorial Hidup di Dalam Game

Dalam dokumen patennya, Sony menjelaskan bahwa AI akan memunculkan ghost character, sosok virtual yang secara aktif memperagakan apa yang harus dilakukan pemain pada situasi tertentu.

Berbeda dengan tutorial konvensional, ghost assistant ini:

Sony menyebut bahwa fitur ini bersifat opsional, sehingga pemain hardcore tetap bisa menikmati game tanpa bantuan AI.

Tingkat Bantuan Bisa Diatur, dari Petunjuk Hingga Mainkan Langsung

Menariknya, pemain dapat mengatur seberapa jauh AI ikut campur. Bantuan bisa sesederhana overlay petunjuk, hingga contoh input tombol secara detail. Bahkan, dalam skenario ekstrem, AI ghost dapat menyelesaikan bagian tertentu dari game untuk pemain.

Sony juga menyebut AI ini mampu melakukan percakapan natural dengan pemain, mirip chatbot AI modern, untuk menjelaskan mekanik atau strategi secara interaktif.

Dilatih dari Gameplay Pemain Lain dan Data Online

Walau Sony tidak menyebut teknologi spesifik seperti ChatGPT, pendekatan yang dijelaskan sangat menyerupai AI generatif modern. AI ghost akan belajar dari:

Semua proses ini disebut dapat berjalan di server pusat data, bukan hanya di konsol pemain.

Bisa Jadi Karakter Ikonik, dari Game hingga Film

Salah satu bagian paling mencolok dari paten ini adalah fleksibilitas visual AI ghost. Sony menyebut karakter AI bisa tampil sebagai:

Dalam contoh ekstrem, Sony bahkan menyebut Yoda dari Star Wars sebagai ghost assistant yang bisa berbicara, memperagakan gameplay, dan berinteraksi langsung dengan karakter pemain di dalam game.

Potensi Kontroversi: Privasi dan Konsumsi Resource

Tak hanya itu, paten juga menyebut kemungkinan penggunaan pelacakan tatapan mata dan kamera untuk membaca kondisi pemain di dunia nyata. Hal ini langsung memicu kekhawatiran soal privasi dan keamanan data, meski masih sebatas konsep di atas kertas.

Perlu diingat, paten tidak selalu berujung produk nyata. Banyak teknologi revolusioner berhenti di tahap ide. Paten AI Ghost Assistant ini sendiri merupakan pengembangan dari paten Sony sebelumnya pada 2023.

PS6 dan Masa Depan Game Berbasis AI?

Jika teknologi ini benar-benar direalisasikan, besar kemungkinan fitur tersebut baru hadir di generasi konsol berikutnya, seperti PlayStation 6. Dengan kondisi industri hardware global saat ini, adopsi AI skala besar di konsol masih membutuhkan waktu.

Namun satu hal jelas: Sony serius mengeksplorasi AI sebagai bagian dari masa depan pengalaman bermain game. Pertanyaannya, apakah pemain siap dibimbing AI, atau justru kehilangan sensasi belajar dan gagal yang selama ini jadi bagian dari keseruan bermain?

Bagikan

Baca Artikel Asli