Riot Games kembali menarik perhatian industri permainan dunia dengan langkah strategis terbaru dalam memperkuat jajaran pengembang mereka. Perusahaan pengembang League of Legends ini resmi menggaet Raymond Bartos, mantan lead producer dari World of Warcraft (WoW), untuk bergabung sebagai Senior Game Producer dalam tim pengembangan MMO ambisius mereka. Bartos membawa pengalaman berharga selama hampir empat tahun di Blizzard Entertainment, di mana tiga tahun di antaranya ia habiskan untuk memimpin produksi salah satu MMORPG paling berpengaruh sepanjang sejarah.
Dalam pengumuman resminya, Bartos menyatakan antusiasme tinggi karena budaya kerja Riot Games yang dinilai sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, rasa hormat, dan kepedulian. Ia menjelaskan bahwa kesan kuat terhadap nilai-nilai tersebut sudah terlihat sejak percakapan pertama dengan pihak Riot dan benar-benar tercermin dalam seluruh proses perekrutan yang ia jalani. Pernyataan ini memberikan gambaran positif mengenai suasana kerja di studio Riot yang kini semakin fokus pada inovasi produk sekaligus kesejahteraan para pengembangnya.
Kolaborasi Veteran dan Penguatan Fondasi Teknis
Langkah perekrutan ini menjadi semakin menarik karena Bartos tidak bergabung sendirian. Orlando Salvatore, seorang engineering manager yang juga pernah bekerja bersamanya di Blizzard, turut bergabung dalam tim yang sama di Riot Games. Kehadiran keduanya diprediksi akan menciptakan sinergi yang cepat karena sejarah kolaborasi panjang mereka saat menangani World of Warcraft. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Riot ingin membangun pondasi teknis dan kreatif yang sangat kokoh untuk proyek MMO mereka dengan mengandalkan kombinasi pengalaman para veteran industri.
Bergabungnya Bartos dan Salvatore juga merupakan bagian dari gelombang besar ekspansi sumber daya manusia yang sedang dilakukan oleh Riot Games. Situs karier resmi perusahaan menunjukkan berbagai lowongan di divisi MMO yang berbasis di kantor Los Angeles, membuktikan bahwa pengembangan proyek ini dilakukan secara sangat serius. Meskipun tim terus berkembang pesat, Riot masih menjaga rapat detail mengenai mekanisme permainan, fitur unggulan, hingga jadwal rilis resmi sehingga memicu antisipasi yang sangat tinggi di kalangan komunitas global.
Ambisi Besar di Balik Proyek MMO Runeterra

Proyek MMO dari Riot Games ini sebenarnya sudah menjadi bahan pembicaraan hangat sejak beberapa tahun lalu melalui berbagai tahap perubahan arah kreatif. Sebelumnya, tokoh penting seperti Greg “Ghostcrawler” Street sempat memimpin upaya awal pengembangan sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar. Perjalanan panjang dan kompleks ini menggarisbawahi tantangan besar dalam menciptakan sebuah gim MMORPG yang mampu bersaing dengan judul-judul raksasa lainnya yang sudah lama mendominasi pasar global.
Dalam konteks industri gim, genre MMO menuntut investasi waktu dan sumber daya yang luar biasa besar untuk bisa mencapai kesuksesan jangka panjang. Dengan merekrut talenta yang memiliki rekam jejak kuat di genre tersebut, Riot berharap gim terbaru mereka tidak hanya menjadi sekadar judul tambahan, melainkan sebuah pengalaman mendalam yang mampu menarik jutaan pemain sekaligus memperluas semesta Runeterra. Kehadiran Bartos diharapkan menjadi titik balik penting yang membawa proyek ambisius ini selangkah lebih dekat menuju peluncuran resminya di masa depan.
