Indonesia Bukan Cuma Pabrik Pro Player! Tiga Pelatih Tempaan MLBB Tanah Air Ini Bersinar di M7 Wildcard!

Mobile Legends Michael
Senin, 05 Januari 2026 12:22:23

Tezet, Vren dan FlySolo Bersaing di Wild Card M7

Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu kiblat terbesar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di dunia, khususnya dalam melahirkan pemain profesional bertalenta. Namun, gelaran M7 World Championship Wildcard membuktikan bahwa kekuatan Indonesia tidak berhenti di dalam game saja. Ada satu aspek lain yang kini mulai mencuri perhatian dunia: pelatih esports kelas dunia.

Di fase Wildcard M7, tercatat tiga pelatih yang membangun fondasi kariernya di Indonesia kini memimpin tim dari tiga region berbeda. Mereka adalah Tezet bersama Boostgate Esports (Turki), Vren dengan Guangzhou Gaming (Tiongkok), dan FlySolo yang menangani Virtus.pro (EECA). Ketiganya sukses membuka perjalanan Wildcard dengan kemenangan meyakinkan 2-0, sekaligus menegaskan kualitas kepelatihan yang lahir dari kerasnya ekosistem MLBB Indonesia.

Indonesia, Tempat Uji Mental dan Strategi Pelatih MLBB

Ketatnya kompetisi MLBB di Indonesia sering disebut sebagai salah satu yang paling brutal di dunia. Tidak hanya pemain yang dituntut sempurna, pelatih pun harus mampu beradaptasi cepat, mengelola tekanan publik, serta menghadapi ekspektasi tinggi dari organisasi dan penggemar. Lingkungan inilah yang menjadi “tempat pembuktian” bagi Tezet, FlySolo, dan Vren sebelum mereka menapaki panggung global.

Pengalaman tersebut kini berbuah manis. Di M7 Wildcard, ketiganya tampil sebagai figur sentral di balik performa solid tim masing-masing dan langsung dipandang sebagai kandidat kuat menuju Swiss Stage.

Tezet, Wakil Indonesia yang Mengukir Sejarah di Turki

Di antara ketiga nama tersebut, Tezet menjadi satu-satunya pelatih asal Indonesia yang berlaga di M7 Wildcard. Pelatih bernama asli Yosua Sanger ini sukses membawa Boostgate Esports lolos ke M7 setelah finis sebagai runner-up di MTC Turkiye Championship Season 6, sebuah pencapaian yang meningkat signifikan dibanding musim sebelumnya.

Nama Tezet sendiri sudah lama dikenal publik MLBB Indonesia. Ia pernah menjadi sosok kunci yang membangkitkan AURA Fire, membawa tim tersebut finis di posisi ketiga MPL ID Season 9 dan 10, yang kala itu menjadi pencapaian terbaik mereka. Setelah berkelana melatih beberapa tim, langkahnya ke luar negeri justru memperkuat reputasinya sebagai pelatih dengan visi global.

FlySolo, Dari MDL Indonesia ke Panggung Dunia

Meski berkewarganegaraan Filipina, FlySolo memulai karier kepelatihannya di Indonesia. Ia pertama kali menukangi PABZ Esports di MDL ID Season 6, lalu melanjutkan kiprah bersama Pendekar Esports. Hasil yang kurang memuaskan kala itu sempat membuat namanya dipandang sebelah mata.

Namun, keputusan FlySolo untuk mengeksplorasi region lain menjadi titik balik kariernya. Ia melatih berbagai tim lintas negara seperti Deus Vult, Todak, dan See You Soon, sebelum akhirnya bergabung dengan Virtus.pro pada Mei 2025. Di M7 Wildcard, FlySolo kini tampil sebagai salah satu pelatih paling diperhitungkan.

Vren, Konsistensi yang Ditempa di MPL Indonesia

Kisah serupa juga dialami Vren. Meski memulai karier kepelatihannya di MPL Filipina bersama TNC Pro Team, tantangan sesungguhnya ia hadapi saat direkrut oleh Bigetron Esports di MPL ID Season 10. Setelah itu, Vren kembali ke Filipina bersama BREN Esports, lalu kembali lagi ke Indonesia bersama RRQ Hoshi di MPL ID Season 13.

Walau tidak selalu meraih hasil instan, pengalaman melatih di Indonesia menjadi bekal berharga bagi Vren. Kini, bersama Guangzhou Gaming, ia membuktikan bahwa pelatih dengan jam terbang tinggi di Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Lebih dari Sekadar Negara Penghasil Pro Player

Perjalanan Tezet, FlySolo, dan Vren menegaskan satu hal penting: Indonesia bukan hanya pabrik pemain MLBB, tetapi juga inkubator pelatih kelas dunia. Tekanan, intensitas, dan kualitas kompetisi di Tanah Air telah menempa mereka menjadi sosok strategis yang matang secara taktik dan mental.

Kini, ketiganya kembali ke Indonesia dalam satu panggung yang sama, M7 Wildcard, untuk memperebutkan dua tiket menuju Swiss Stage. Dengan delapan tim yang masih bertarung, persaingan dipastikan semakin panas, dan peran pelatih akan menjadi faktor pembeda yang krusial.

Apakah ekosistem MLBB Indonesia kembali membuktikan pengaruhnya di panggung dunia? Jawabannya akan segera terungkap di sisa pertandingan M7 Wildcard.

Bagikan

Baca Artikel Asli