Tencent Esports dan Olympic Council of Asia (OCA) resmi mengumumkan kerja sama strategis jangka panjang yang akan berlangsung selama sepuluh tahun, mulai dari 2025 hingga 2035. Kerja sama ini menandai tonggak penting dalam sejarah perkembangan esports di Asia, di mana industri gim kompetitif dan olahraga tradisional semakin dipadukan secara sistematis dalam ekosistem olahraga regional. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan bagi seluruh atlet di benua kuning.

Kesepakatan tersebut menetapkan Tencent Esports sebagai Official Esports Technology Partner dari OCA, sebuah tanggung jawab besar untuk membangun kerangka kerja dan standar kompetisi global. Perjanjian resmi ini telah ditandatangani pada Oktober 2025 saat pertemuan Dewan Eksekutif OCA di Bahrain, yang menggambarkan keseriusan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam ajang olahraga multieven. Langkah ini diharapkan dapat menyatukan kekuatan teknis Tencent dengan otoritas olahraga OCA guna memajukan industri esports ke level yang lebih profesional.
Peran Strategis Tencent dalam Pengembangan Kebijakan
Salah satu dampak nyata dari kemitraan ini adalah penunjukan Yati Zhang, Direktur Tencent Esports, sebagai OCA Esports Manager yang akan terlibat langsung dalam perencanaan berbagai kompetisi di Asia. Dalam peran barunya, Zhang akan membantu memetakan arah pengembangan ekosistem serta memastikan pelaksanaan turnamen berjalan sesuai dengan standar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa peran Tencent kini tidak hanya terbatas sebagai penyedia teknologi, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam pengambilan kebijakan kompetisi di level benua.
Menurut pihak OCA, kerja sama ini mencerminkan pergeseran penting di mana esports kini telah memasuki fase pembangunan sistem bersama yang lebih efisien dan stabil. Tencent, dengan pengalaman operasionalnya yang luas, dianggap mampu menyokong penyelenggaraan turnamen besar serta pengembangan platform kompetisi yang obyektif bagi para peserta. Sinergi ini bertujuan untuk menghapus batasan antara hiburan digital dan prestasi olahraga, sehingga esports dapat diakui secara luas oleh masyarakat umum layaknya cabang olahraga konvensional.
Rekam Jejak Kolaborasi dan Ekspansi Global
Hubungan antara OCA dan Tencent sebenarnya bukan merupakan hal baru karena keduanya telah menjalin kemitraan sejak tahun 2022. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah dukungan teknis Tencent dalam penyelenggaraan esports sebagai cabang olahraga medali resmi pada Asian Games di Hangzhou. Kolaborasi ini terus diperluas sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games berikutnya di Aichi-Nagoya, guna memperkuat posisi Asia sebagai pusat inovasi esports dunia yang paling berpengaruh.
Selain bekerja sama dengan OCA, Tencent juga aktif memperluas investasinya di kancah global, termasuk bermitra dengan Esports World Cup Foundation untuk membawa kompetisi besar ke China. Mereka juga tengah menyiapkan peta jalan pengembangan turnamen untuk judul-judul populer seperti VALORANT Mobile guna mendorong pertumbuhan bakat-bakat muda di wilayah tersebut. Dukungan jaringan yang kuat dari Tencent diharapkan mampu menjadikan Asia sebagai kiblat kompetisi digital yang mapan dan berdaya saing tinggi.
Integrasi Menuju Olahraga Arus Utama
Dengan adanya komitmen teknologi dan standar kompetisi bersama, kemitraan ini menandai babak baru dalam integrasi esports ke dalam dunia olahraga arus utama di Asia. Langkah visioner ini berpeluang menjadi contoh bagi wilayah lain di dunia dalam mengelola dan mengembangkan potensi industri gim kompetitif secara formal. Fokus pada infrastruktur teknologi yang stabil akan memastikan bahwa setiap pertandingan dapat dinikmati oleh jutaan penggemar dengan kualitas siaran dan integritas kompetisi yang terjaga.
Masa depan esports di Asia kini tampak semakin cerah dengan adanya dukungan penuh dari organisasi olahraga tertinggi di benua ini serta raksasa teknologi dunia. Komunitas diharapkan dapat merasakan dampak positif dari standarisasi ini, mulai dari jalur karier atlet yang lebih jelas hingga pengakuan prestasi yang lebih setara. Era baru ini tidak hanya merayakan kemenangan di dalam gim, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi generasi masa depan dalam industri olahraga digital global.
